Category Archives: Berita

Kategori berita

Peresmian IPAL KOMUNAL di Padukuhan Ngemplak

Dalam rangka mengurangi pencemaran serta untuk meningkatkan perilaku hidup sehat yang ada dimasyarakat salah satunya adalah mengurangi perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS), untuk mengurangi perilaku tersebut perlu dibangun IPAL Komunal.

Hari Minggu, tanggal 19 Februari 2017 bertempat di padukuhan Ngemplak Desa Sumberrejo, dilaksanakan peresmian pembangunan IPAL Komunal oleh Bapak Bupati Sleman, dengan diresmikanya ini sudah terdapat 7 IPAL Komunal yang ada di wilayah Kecamatan Tempel.

Dalam kesempatan ini Ketua KSM menjelaskan program kegiatan IPAL Komunal ini dari awal sampai dengan selesai, yaitu pembangunan sanimas dimulai dengan sosialisasi yaitu di tahun 2016, lalu dengan pembentukan KSM dan KPP, dan pada tanggal 15 September 2016 dimulailah pembangunan fisik bekerja sama dengan Satker DIY dan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman yang sekarang telah ganti berhubungan dengan sotk yang baru menjadi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman.

Pada kesempatan ini juga Bapak Bupati Sleman serta Bapak Camat menyampaikan harapanya semoga dengan diresmikanya IPAL Komunal ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara maksimal. Secara simbolis peresmian dilakukan oleh Bupati Sleman dengan pemotongan pita yang disaksikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Satker DIY, Camat Tempel, Muspika Kecamatan Tempel, Kepala Desa Sumberrejo, beserta warga masyarakat di padukuhan Ngemplak, Desa Sumberrejo, Kecamatan Tempel. (fin)

Pisah Sambut Pejabat Struktural Kecamatan Tempel

Sebanyak 801 PNS pejabat struktural lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman   dilantik dan diambil sumpah pada hari Selasa (3/01/17) di Pendopo Parasamya Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman. Pj. Sekda Kabupaten Sleman Iswoyo Hadiwarno menjelaskan bahwa pelantikan tersebut berdasarkan PP No. 18 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah yang ditindak lanjuti dengan Perda No.11 tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah.

Berkaitan dengan hal tersebut diatas, terdapat beberapa pejabat Kecamatan Tempel yang dipindah tugaskan ke tempat kerja yang baru. Tepatnya hari Jumat, tanggal 13 Januari 2017 di Pendopo Kecamatan Tempel dilaksanakan Pisah Sambut Pejabat Kecamatan Tempel, adapun personil dan pengganti yang dipindah tugaskan yaitu Ibu Umi Basiroh digantikan oleh Ibu Lina Ratri Utami,SE, MM sebagai Kepala Subbagian Keuangan, Perencanaan, dan Evaluasi Sekretariat Kecamatan Tempel yang baru, Ibu Imro’atini digantikan oleh Ibu Sylvia Dominica B Dumatubun, S.Sos sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Sekretariat Kecamatan Tempel yang baru, serta Bapak Drs. Yakti Yudanto yang digantikan oleh Bpk. Rakhmat Harinawan, S.Sos, M.Si sebagai Sekretaris Kecamatan Tempel yang baru.

Dalam kesempatan ini Bapak Camat Tempel, menyampaikan rasa terima kasih kepada pegawai yang dipindah tugaskan serta permohonan maaf, semoga ditempat kerja yang baru semua pegawai yang dipindah tugaskan dapat bekerja dengan baik dan segera menyatu dengan lingkungan kerja yang baru.

Kegiatan ini dihadiri oleh Muspika, semua pegawai Kecamatan Tempel, Kepala UPT se-Kecamatan Tempel, Kepala Desa se-Kecamatan Tempel, Kepala TP-PKK Desa se-Kecamatan Tempel, serta beberapa tokoh masyarakat

Deklarasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)

“Deklarasi jangan hanya jadi acara seremonial saja, deklarasi ini hendaknya disertai dengan tanggung jawab untuk melestarikan perilaku stop buang air besar (BAB) disembarang tempat diiringi  dengan peningkatan perilaku hidup bersih lainya sampai kita mencapai kondisi sanitasi total demi kesehatan dan kemaslahatan kita bersama, demikian pula dengan membiasakan cuci tangan pakai air mengalir merupakan langkah preventif dalam menanggulangi penyakit” pesan tersebut disampaikan oleh Camat tempel, Wildan Solichin, S.IP, MT dalam acara deklarasi stop BAB sembarangan cuci tangan pakai air mengalir bersama 8 Desa se-Kecamatan Tempel yang dipusatkan di Lapangan Desa Lumbungrejo pada tanggal 29 Nopember 2016

Deklarasi tersebut dihadiri Kepala Desa, Muspika, Kepala UPT, Kepala Sekolah, perangkat Desa dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Tempel. Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman yang diwakili oleh Bapak Yonatan, Skm

Rangkaian acara kegiatan ini selain diisi dengan sambutan dan arahan dari Camat dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman juga dilakukan pengucapan dan penandatanganan ikrar stop BAB sembarangan dan cuci tangan pakai air oleh Camat, Kepala Desa, dan Muspika yang intinya berisikan komitmen masyarakat bahwa :

  1. Warga masyarakat Kecamatan Tempel tidak akan Buang Air Besar (BAB) sembarangan
  2. Warga masyarakat Kecamatan Tempel akan mencuci tangan dengan baik dan benar

Dalam sambutanya Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman juga mengingatkan kepada seluruh Kepala Desa beserta perangkat desa untuk menegakkan kesepakatan yang telah disusun bersama masyarakat terkait stop BAB sembarangan. Saat ini total jumlah Kecamatan yang telah mendeklarasikan STBM tingkat Kecamatan di Kabupaten Sleman sebanyak 6 Kecamatan, termasuk Kecamatan Tempel.

Sarasehan Kerukunan Umat Beragama

Menyikapi  dinamika di masyarakat atas rencana  digelarnya aksi unjuk rasa pada 25 November 2016 dan 2 Desember 2016 , Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tempel ,  Sleman gagas Sarasehan Kerukunan Umat Beragama di Aula Kantor Kecamatan Tempel yang baru, Selasa pagi, tanggal 22 November 2016.
Forum yang dibuka Kepala KUA Kecamatan Tempel H. Ujang Sihabudin Msi ,diikuti  perwakilan Pemkab Sleman , Kemenag Sleman, Tokoh agama dari unsur NU, Muhammadiyah, Paroki, Hindu dan Budha, MUI Cabang Tempel, IPHI Tempel , PCM Tempel, PCA Tempel dan Muspika .” Perlu kiranya kita bersama mengingatkan  kembali  pentingnya kerukunan umat beragama , sebanyak 80 orang kita undang pada sarasehan ini, mereka berasal dari tokoh masyarakat dan jajaran  muspika,” papar Ujang.

Melalui tokoh masyarakat yang mengikuti acara ini diharapkan bisa   menularkan virus menjaga kerukunan beragama di masyarakat. “ Peran muspika Kecamatan sudah cukup bagus dalam hal ini, namun peran masyarakat tetap kita harapkan,” jelasnya.
Senada pula kata Camat Tempel Wildan Solichin S.IP, MT bahwa kasus  Ahok merupakan isu nasional namun  perlu kiranya dijaga kerukunan antar umat di  agama di wilayah  Tempel.
“ Dengan kerukunan bisa tewujud rasa  aman dan nyaman . Kasus ahok perlu disikapi dengan  arif , mari kita jaga  keamanan bersama dengan mengedepankan  persatuan dan kebersamaan guna  menciptakan  situasi yg kondusif, “ pintanya.
Kapolsek Tempel Kompol  Hendri Multi pada kesempatan tersebut mengajak kepada semua untuk meyerahkan sepenuhnya perkara Ahok kepada pihak yang berwewenang.“ Kita jangan mudah terprovokasi, percayakan saja kasus itu kepada yang berwewenang, apapun putusanya tetap kita hargai, tak perlu kita berbondong-bondong ke Jakarta, “ singkatnya.

Acara yang didukung Pemerintah Kabupaten Sleman   dihadiri pula perwakilan Kemenag Sleman , Subagyo S Ag , Bagian Kesra Kabupaten Sleman , Ikhsanudin S HI . Dalam forum itu  disepakati bersama untuk  menjaga keutuhan NKRI dengan menciptakan situasi yang kondusif dan aman.
Sumber :
http://www.info-jogja.com/2016/11